Admin login here
Copyright@2009 Merakmanis.com
Design and develop by Zaqi
Selayang Pandang "BATIK MERAK MANIS SOLO"
Perusahaan Batik Merak Manis adalah perusahaan yang memproduksi dan menjual produk batik. Batik MM terletak di daerah Klaseman, RT 03, RW 01, Kecamatan Laweyan, Surakarta.
Batik MM didirikan pada tanggal 1 Juli1980, dipimpin oleh Bp. Bambang Slameto, S.Sos selaku pemilik perusahaan perseorangan dan sering disebut home industri. Pengambilan nama Merak Manis berasal dari Merak Ati, perusahaan ayahnya dan Nona Manis dari perusahaan mertuanya. Kedua nama tsb dipadukan menjadi Merak Manis.
Pada mulanya perusahaan ini hanya menerima jahitan dan dandanan. Selain itu Beliau juga bekerja di perusahaan batik Kresno. Disela-sela waktunya bapak Bambang Slameto juga mencoba mendesain batik yang bersifat abstrak. Hasil tsb diberikan kepada Batik Kresno. Pada akhirnya perusahaan Batik Kresno memberikan kepercayaan kepada bapak Bambang Slameto yaitu memberikan bahan dan obat-obat batik kepada Beliau. Hasil Produksi dicoba dipasarkan pada konsumen.
Karena adanya perkembangan, Batik Kresno memberikan modal kepada Beliau sebesar Rp. 3.000.000,- untuk mengontrak rumah selama 5 tahun. Luasnya ± 450 m2, yang selanjutnya telah menjadi tempat tinggal beliau beserta istrinya. Selanjutnya Beliau membuka usaha sendiri secara kecil-kecilan yaitu perusahaan batik dengan jumlah karyawan 6 orang, termasuk beliau bersama istrinya, Sri Yuniati.
Pada tanggal 8 Juni 1981 beliau mulai mendapat pasaran dari para konsumen dan telah mendapat izin mendirikan perusahaan. Dengan surat tanda pendaftaran industri NO. 148/kandip12/2/XII/91 dan pemberian izin tempat usaha NO. 503/929/PI/I/94. Sampai tahun 2000 perusahaan Merak Manis telah memiliki sebanyak 200 orang. Beliau mendapat pinjaman oleh perusahaan Batik Kresno dan diberi jahitan sejumlah 200 potong. Kemudian hasilnya diambil oleh Batik Kresno sebanyak 180 potong, sedangkan yang lainnya dipasarkan sendiri.
Berkat keuletan, ketekunan, dan tak mengenal putus asa beliau mendapat pinjaman KMKP sebesar Rp. 5.000.000,- dan dipergunakan untuk menambah obat-obatan batik. Disamping itu beliau masih bekerja sama dengan perusahaan Batik Kresno sebagai awal pengembangan usahanya. Selain itu perusahaan batik Merak Manis juga bekerja sama dengan PT. Iskandartex yang membantu menyediakan bahan baku yaitu berupa kain mori.
Beliau mengembangkan usahanya berupa sprei batik yang sudah beliau kreasikan sendiri. Pada tahun 1987 beliau mulai memperkenalkan hasil usahanya sampai ke luar jawa. Hal tersebut bisa terjadi karena beliau menjadi anggota wasit PSSI ( Perserikatan Sepak Bola Seluruh Indonesia ) yang pada kesempatan itu beliau memimpin pertandingan sepak bola di kotaMedan.
Dan mulai tahun 1993 perusahaanbatik Merak Manis mengembangkan usahanya berupa pembuatan batik secara printing. Sebelumnya perusahaan tersebut hanya memproduksi batik dengan batik tulis dan batik cap. Saat ini perusahaan batik Merak Manis telah berkembang dengan pesat dengan adanya produk – produk baru.
Definisi :
Batik Tradisional (TULIS) : Batik yang pembuatannya menggunakan bahan dasar malam (lilin) dan paravin kemudian direbus dalam wajan. Peralatan yang digunakan dalam proses ini mengunakan canting yang berasal dari tembaga. Canting memiliki dua jenis yaitu canting cecekan untuk membuat titik-titik, dan canting tembokan untuk membatik bidang yang luas.
Batik Cap : Batik yang pembuatannya menggunakan kompor, grengseng, ender(tembaga), dan serak yang terdiri dari 2 jenis yaitu bagor dan braco. Motif yang digunakan adalah motif parangan dan motif pasagen.